Monday, August 22, 2016

Beberapa Efek Naiknya Harga Rokok Rp.50.000 Per Bungkus

www.geraldirizki.com


Rokok di Indonesia sendiri sudah seperti kebutuhan pokok bagi para perokok aktif. Namun, seiringnya berkembangnya perubahan jaman. Perokok di Indonesia pun juga semakin bertambah, bahkan kalangan perokoknya pun ada yang berasal dari kalangan pelajar.

Rokok dikalangan pelajar sekolah menengah atas (SMA) bisa dibilang sudah biasa dan sudah banyak pelajar dikalangan SMA yang sudah merokok walaupun sebagian belum mempunyai kartu tanda penduduk (KTP). Karna merokok dikalangan sekolah menengah atas sudah seperti sebuah hal yang tabu dan ditambah lingkungan pergaulannya.

Untuk pelajar sekolah menengah atas masih bisa kita toleransi karna sebentar lagi mereka (pelajar) akan memasuki umur 18 tahun. Umur 18 tahun adalah umur yang diberikan oleh pemerintah agar bisa membeli rokok di minimarket secara legal/resmi. Karna, anak-anak yang dibawah umur 18 tahun pemerintah melarang minimarket dan supermarket menjual rokok ke anak-anak yang masih berumur dibawah 18 tahun.

Tapi, ada saja warung-warung yang menjual rokok kepada anak-anak dibawah umur. Hasilnya, ada pelajar dari sekolah dasar (SD) dan pelajar dari sekolah menengah pertama (SMP) yang sudah mengkonsumsi rokok. Padahal, usia para pelajar ini masih dalam pertumbuhan. Rokok tidak baik untuk anak-anak yang masih dalam tahap pertumbuhan dan masih menempuh dalam dunia pendidikan.

Baru-baru ini ada sebuah kabar yang memberitahukan, dikabarkan harga sebungkus rokok akan dinaikan oleh presiden menjadi Rp.50.000 per bungkus rokoknya. Masyarakat yang sudah mendengar kabar ini sempat mengeluh karna harga rokok naik berkali-kali lipat dari harga normal untuk sebungkus rokok.

Berikut keluhan masyarakat yang sudah menjadi perokok aktif akibat efek naiknya harga rokok, berupa percakapan.


"Duh, Rokok udah 50rb perbungkusnya...saya mending berhenti ngerokok aja deh".

"Mending uang 50rb buat beli makan deh daripada beli rokok sebungkus".

"Kalo sebungkusnya 50rb, berarti sebatang rokok harganya 5rb yaa"

"Wah, pasti banyak banget nih perokok-perokok yang pelit kalau rokoknya diminta"


Pasti percakapan diatas ini akan jadi topik perbincangan (obrolan) sama teman-teman kamu. Iya gak sih ? Coba kamu tulis dikolom komentar, pendapat kamu tentang harga rokok yang perbungkusnya seharga 50rb yaa.

Founder komunitas Blogger Jakarta dan seorang penulis blog GeraldiRizki.com

8 comments:

  1. Menurut saya dengan harga rokok 50 K per bungkus akan menurunkan jumlah pembeli rokok bagi siswa yang masih bersekolah...

    ReplyDelete
  2. Jika harga rokok memang benar akan naik menjadi sekitar 50 ribuan perbungkusnya, maka saya setuju dengan kebijakan tersebut.

    Bisa menekan para perokok untuk segera berhenti merokok dan memanfaatkan uang dari yang tadinya digunakan untuk membeli rokok agar bisa menggunakan uangnya untuk sesuatu yang lebih positif.

    Salam sehat dan salam olahraga.

    ReplyDelete
  3. sepertinya itu hanya wacana gan, soalnya setengah-setengah :3
    harusnya disusun secara matang-matang, ada akibatnya seperti banyaknya PHK masal dll.
    tapi positinya jadi pikir 2x untuk merokok :v

    ReplyDelete
  4. Menurut saya, kebijakan harga rokok per bungkus menjadi 50 rb, itu sudah bagus. Walaupun dari perbincangan mereka tentang satu batang rokok berarti 5 rb, setidaknya itu bisa menekan konsumsi yang tadinya sebungkus menjadi sebatang. Sebatang 5 rb, menurut saya sudah cukup mahal apalagi untuk yg sudah kecanduan. Sayatidak masalah, karena saya tidak merokok. Nah setelah ini, pemerintah harus bisa memberikan lapangan kerja baru, karena kebijakan ini bisa membuat banyak PHK masal. Tapi untuk sementara ini, saya setuju dengan kebijakan baru

    ReplyDelete
  5. Sebenarnya, harga rokok naik itu bagus untuk mengurangi jumlah perokok yang mayoritas masyarakat Indonesia adalah perokok, tapi apa Presiden sudah menyediakan solusi untuk mengatasi masalah lainnya jika harga rokok dinaikan? Kita tidak tau^^

    ReplyDelete
  6. Isu mahalnya rokok, atau semaraknya gerakan anti rokok hanyalah alibi bagi kapitalis asing untuk menguasai tembakau lezat ala Indonesia.

    ReplyDelete
  7. Gue kaget begitu denger kabar rokok naik seharga gitu. Rokok yang tadinya biasa aja begitu harga naik udah jadi barang mahal, barang elit, barang tinggi wkwk.

    Dan lagi harga kenaikan rokok pastinya demi pengkonsumsi berkurang. Demi orang-orang indo pada enggak ngerokok. Itu bagus. Tapi...

    Bukannya mereka bisa pada beralih ke rokok elektrik yang setiap bulannya cuma musti beli cairannya gitu? Ada rokok elektrik yang bisa jadi cadangan dari naiknya harga rokok. Balik lagi ke tujuan pemerintah naik in harga rokok

    Untuk apa?

    willynana.blogspot.com

    ReplyDelete
  8. Ada bagusnya rokok 50 ribu, biar anak sekolah ga bisa beli terutama anak sd.

    Lagian juga kalau perokok pasti beli itu rokok walauoun 50 ribu.

    Untung saya bebas rokok

    ReplyDelete

Wisata

Nightlife